Tampilkan postingan dengan label Penyakit Akibat Cacingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Akibat Cacingan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Juni 2009

Penyakit Akibat Cacingan (Worm Desease)

Penyakit ini jarang menimbulkan kematian. Umum menyerang ayam semua umur. Akibatnya terjadi hambatan pertumbuhan dan produksi telur. Secara umum ada 3 golongan cacing yang menjadi parasit.  Yaitu golongan Nematoda, Trematoda, dan Cestoda. Tiga jenis cacing dari golongan nematoda dan satu dari cestoda paling sering menyerang ayam.

Gejala :
A. Nematoda
1. Ascaris Galli : Menyerang semua umur, tubuh ayam kurus, lemah, nafsu makan berkurang, Sayap agak terkulai, bulu kusam, mencret, kotoran encer berlendir agak keputih-putihan, pertumbuhan terhambat.
2. Heterakis Gallinae : Hampir serupa dengan Ascaris Galli, mengakibatkan radang pada usus buntu, anemia , jengger dan pial pucat dan kotoran seperti bercak darah.
3. Cappilari SP : Jengger mengerut dan lemas, Kotoran ayam mengandung lendir, berwarna merah muda.

B. Cestoda
Raillietina Cesticillus : ubuh kurus, gerak lamban, Bulu sayap kering, dan mengerut, Selain mudah lepas, kadang nafasnya cepat.

Penyebab:
- Ascaris Galli dan Heterakis Gallinae, Capilaris SP, dan Railletina cescitilus

Penanggulangan :
1. Menjaga sanitasi kandang dengan pemberian desinfektan seperti biocid 17 ml dalam 10 L air atauistam dengan dosis 6 ml/ L air minum
2. Pemberian Caricid pada umur 4-6 minggu dengan dosis 30 ml/3Lair mnum untuk 100 ekor ayam. Umur lebih dari 6 minggu diberi dosis 6ml/L 6-10 L air untuk 100 ekor ayam.
3. Rintal Premix 2,4% dicampur dalam makanan dengan dosis 2,5 kg pakan. Diberikan selama 5-6 hari
4. Obat lain yang dapat diberikan adalah vermixon atau wom-X Dosis sesuai petunjuk pabrik.